Review Crash Bandicoot 4 - It’s About Time: Panic Stops Dead!

Review Crash Bandicoot 4 - It’s About Time: Panic Stops Dead!

- April 08, 2021



 


Alasan bagi pengembang untuk akhirnya "membunuh" banyak waralaba populer mereka. Game-game lawas yang pernah menjadi ciri generasi game di masa lalu dianggap produk yang sudah tidak menarik lagi untuk dicicipi, apalagi jika melihat bagaimana game AAA saat ini begitu fokus pada cerita dan pendekatan sinematik atau lebih tepatnya mode multiplayer yang adiktif. Di tengah tren seperti ini, Crash Bandicoot yang sempat menjadi ikon Playstation pertama tenggelam dalam pusaran ketidakpastian di bawah panji Activision. Keputusan untuk "menjual nostalgia" melalui remake dari Trilogi Crash Bandicoot N. Sane dan Crash Team Racing: Nitro-Fueled rupanya telah membuka mata Activision terhadap satu hal - bahwa karakter yang satu ini masih memiliki potensi penjualan yang kuat.

Jadi, melalui kesuksesan dua seri Remake itulah Crash Bandicoot menemukan jalannya kembali ke industri game. Tidak hanya melalui proyek remake lainnya, tetapi seri sekuel baru yang diposisikan sebagai kelanjutan cerita dari seri ketiga yang diluncurkan pada tahun 1998 dan kemudian tersedia dalam format yang lebih modern melalui N. Sane Trilogy. Diolah oleh Toys for Bob sambil tetap berdiri di bawah panji Activision, konfirmasi keberadaan Crash Bandicoot 4: It's About Time tentu patut disambut dengan tangan terbuka. Terlebih, Toys for Bob tampaknya akan menyalurkan energi kreatifnya untuk membangun seri yang tetap setia menjadi daya tarik utama sekaligus menawarkan sederet tantangan baru yang siap membuat para gamer berkeringat dingin.

Jadi, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Crash Bandicoot 4: It's About Time? Mengapa kami menyebutnya sebagai rangkaian yang mengaitkan kata panik dan kematian dalam hubungan yang begitu dekat? Review kali ini akan membahasnya lebih dalam untuk anda.


Alur

Crash Bandicoot 4 melanjutkan kisah Crash Bandicoot 3: Warped.

Seperti angka-angka yang dibelakang namanya, Crash Bandicoot 4: It's About Time diposisikan sebagai seri sekuel langsung dari Crash Bandicoot 3: Warped yang notabene juga merupakan seri terakhir dalam proyek remake N. Sane Trilogy. Cerita berlanjut setelah Crash berhasil menerimanya dan meninggalkan tiga antagonis utama - N. Tropy, Neo Cortex, dan Uka Uka di antah berantah, seolah menahan nasib ketiganya.

Namun seperti bisa diprediksi, butuh lebih dari itu untuk membuat kisah Crash dan perseteruan Coco Bandicoot dengan antagonis tersebut berakhir dengan damai. Uka dengan segenap tenaganya berhasil mengoyak ruang dan waktu, memberikan kesempatan kepada N. Tropy dan Neo Cortex untuk tidak melayani diri sendiri, tetapi juga belajar tentang masalah dunia multi dimensi. Melihatnya sebagai senjata terbaik untuk menguasai dunia, N. Tropy dan Neo Cortex membangun generator yang memungkinkan mereka memanipulasi ruang dan waktu itu sendiri. Crash juga harus beraksi lagi.

Uka-Uka menggunakan seluruh kekuatannya untuk mengembalikan N. Tropy dan Neo Cortex.

Di tengah ruang dan waktu, Crash kini mendapat bantuan dari "teman baru".

Namun urusan memperbaiki dan memulihkan cara kerja ruang dan waktu yang seharusnya berada di luar kekuasaan dan yurisdiksi seorang I-I. Untungnya, aksi N. Tropy dan Neo Cortex juga memicu munculnya 4 topeng kekuatan yang hadir saat ruang dan waktu terancam. Melalui topeng yang dikenal sebagai "Masker Kuantum", Crash dan Coco mulai harus melewati ruang dan waktu untuk mengalahkan N. Tropy dan kroninya, termasuk N.Gin dan N.Brio, yang kembali aktif. Dalam perjalanannya, mereka ditolong oleh teman baru yang belum pernah mereka prediksi sebelumnya.

Tantangan seperti apa yang harus dilalui Crash dan Coco?


Lalu, bisakah Crash dan Coco kembali untuk menundukkan rencana jahat terbaru N. Tropy? Tantangan apa yang harus mereka hadapi? Anda bisa mendapatkan semua jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini dengan memainkan Crash Bandicoot 4: It's About Time!
Advertisement